Wednesday, 20 December 2017

Ingin Liburan Murah Meriah di Yogyakarta? Yuk Kesini Saja!

December 20, 2017 0 Comments

Tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan kota yang kaya akan budaya, kota Yogyakarta kini kian populer akan sejuta tempat wisata yang indah, dan instagrammable cocok untuk di upload di medsos. Yogyakarta sendiri memiliki 5 kabupaten yang khas akan tempat wisata yang ditonjolkan. 

Jika anda mendengar kata-kata Gunung Kidul, apa yang langsung terlintas dalam pikiran anda? Saya jamin, pasti langsung kepikiran Pantai. Yupz, Kota 1001 Pantai adalah julukan untuk Kabupaten Gunung Kidul. Saat ini banyak pantai-pantai baru bermunculan di Gunung Kidul dan berkat bantuan sosial media, tempat wisata tersebut langsung menjadi incaran para wisatawan yang ingin berselfie ria. Sebenarnya dulu saya sempat bercita-cita akan menyambangi seluruh pantai yang ada di Gunung Kidul, tapi apa daya, setiap kesana selalu ketarik Pantai Baron 😂😭 atau pantai lainnya yang bisa buat main air. Namun, jika anda kurang menyukai Pantai, Gunung Kidul masih memiliki wisata alam yang tak kalah menariknya, seperti air terjun, goa, sungai, dan perbukitan yang menyuguhkan pemandangan spektakuler. 
Kemudian ada kabupaten Sleman yang terkenal akan Gunung Merapinya dan yang benar-benar lagi ngehits saat ini adalah tempat wisata dimana anda bisa berfoto dengan replika ikon dunia, dimana lagi kalau bukan di Merapi Park.
Selain itu juga, Sleman terkenal akan candi-candinya, tak heran jika kabupaten Sleman sering disebut sebagai kota seribu candi.
Berikutnya ada kabupaten Bantul. Bantul juga sebenarnya memiliki wisata pantai, namun tidak sebanyak Gunung Kidul. Dan juga antara pantai di kedua kabupaten ini memiliki perbedaan, pantai Bantul identik dengan pasir hitamnya sedangkan pantai Gunung Kidul memiliki pasir berwarna putih serta biaya masuknya yang murah. Inilah yang menyebabkan kenapa pantai Gunung Kidul lebih populer. Akan tetapi salah satu kecamatan di Bantul, yakni Dlingo, akhir-akhir ini mampu menyedot para wisatawan untuk mengunjungi tempat tersebut. Banyak tempat-tempat wisata baru bermunculan di kecamatan ini dengan spot foto yang menarik juga.
Selanjutnya kota Yogyakarta yang merupakan pusat segala aktivitas yang ada di DIY. Di kota Yogyakarta anda dapat mengunjungi Kraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pasar Beringharjo. 
Yang terkahir ada kabupaten Kulon Progo, sebenarnya saya juga jarang kesini. Cuma satu yang pernah saya kunjungi,yaitu Pantai Glagah. Tetapi menurut referensi yang saya baca (tempatwisatadaerah.blogspot.co.id (27/06/15)) Kulon Progo memiliki obyek wisata menarik seperti Hutan Wisata Kalibiru, Puncak Suroloyo dan wisata lainnya yang menyuguhkan pemandangan indah.

Oke, sekarang kita masuk keintinya. (dalam hati) Apa? dari tadi baru pembukaan? 😁. Ya, seperti yang saya ceritakan di artikel-artikel sebelumnya, setiap hari Minggu sebisa mungkin saya dan suami mengajak anak untuk berwisata alam tanpa harus menguras isi dompet. Kami mencari tempat wisata yang masih baru, fresh, belum banyak pengunjungnya, dan anak bisa bebas berlari kesana-kesini tetapi tetap diawasi juga. Lalu dimana saja itu?

1. Bukit Lintang Sewu


  
Di bukit Lintang Sewu anda akan disuguhkan pemandangan keindahan alam dari hutan kayunya. Di tempat ini juga banyak spot-spot foto yang dapat anda gunakan sebagai penunjang selfie anda. Ciri khas dari spot foto di Lintang Sewu adalah spot foto berbentuk bintang besar yang hanya ada di obyek wisata ini serta rumah terbalik, tetapi untuk foto di rumah terbalik anda dikenakan biaya Rp 3.000 ya. Harga Tiket Masuknya juga murah, hanya Rp 3.000 per orang serta biaya parkir untuk motor Rp 2.000. Lahan parkirnya cukup luas jika anda ingin menggunakan mobil atau bus. Lokasi Bukit Lintang Sewu berada di desa Muntuk, Dlingo, Bantul. Untuk rutenya sangat mudah dicari, jika anda sudah pernah ke Hutan Pinus, bukit ini berada setelah Hutan Pinus.

2. Bukit Papal



Klik "Local Guide" untuk melihat ulasan saya di google mengenai Batu Papal Local Guide. 
Untuk bisa ke tempat ini jalannya sangat mudah sekali, jika anda tahu Tebing Breksi dan Candi Ijo, anda tinggal ke timur lagi sekitar 2 km lagi anda akan tiba di gardu pandang Batu Papal. Cukup membayar Rp. 5000 anda bisa menikmati keindahan alam Yogyakarta.

3. Grhatama Pustaka

Klik "Local Guide" untuk melihat ulasan saya di google mengenai Grhatama Pustaka Local Guide




Tempat yang satu ini bukanlah tempat wisata alam, tetapi wisata dimana kamu dapat menemukan berbagai macam koleksi buku dengan kategori yang bermacam-macam. Buku untuk anak-anak hingga dewasa,  dapat kamu temukan di tempat ini.

Jujur saja, ketika saya ingin menyenangkan hati anak, saya ajak dia ketempat ini, karena di tempat ini terdapat ruang bermain anak. Tidak ada biaya masuk, parkir pun gratis. Lumayan isi dompet tidak berkurang. hehehe.

Grhatama Pustaka terletak di Jalan Janti, timur Jogja Expo Centre. Tempatnya luas dan nyaman. Recommended bagi kalian yang kutu buku.

Monday, 18 December 2017

Pentingkah Menjaga Kesehatan Mental?

December 18, 2017 3 Comments
Gambar: dosenmuslim.com
Dilansir Hellosehat.com (09/02/17) Kesehatan mental meliputi kondisi emosional, psikologis, dan kesejahteraan sosial. Penyakit mental merupakan penyakit pada otak yang mengganggu keseimbangan kimiawi dimana secara negatif dapat mempengaruhi kualitas hidup. Gangguan mental bisa menjadi kondisi akut, namun dapat ditangani dengan bantuan dokter. 

Apa Penyebab Penyakit Mental? 

Gambar: merdeka.com
Kesehatan mental bisa dipengaruhi oleh peristiwa dalam kehidupan yang meninggalkan dampak besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Seperti kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan, atau stress berkepanjangan. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat memunculkan keinginan untuk menyakiti diri sendiri, sehingga kesehatan mental harus selalu dijaga dari masa anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Gejala Penyakit Mental

Ketika kesehatan mental sedang terganggu, pada umumnya mereka (orang yang mengalami penyakit ini) akan merasakan perubahan susasana hatinya, seperti merasa sedih, murung, marah berlebihan, mudah tersinggung, kesal, mudah khawatir. Tak hanya itu, bahkan ada yang menjauh dari masyarakat (sosial) dan kemudian berpikir untuk segera mengakhiri hidupnya.

Bagaimana Cara Menyembuhkan Penderita Penyakit Mental Ini?

Gambar: bacaterus.com
1. Psikoterapi

Terapi ini merupakan terapi bicara dimana si pasien dengan bebas mengungkapkan perasaannya dan kemudian meminta saran kepada Psikoterapis. Psikoterapis nantinya akan membimbing pasien cara mengontrol perasaan dan memberikan nasihat-nasihat yang baik untuk si pasien. Beberapa contoh Psikoterapi adalah Cognitive Behavioral Therapy, Exposure Therapy, Dialetical Behavoir Therapy, dll.

2. Obat

Cara ini adalah dengan memberikan obat untuk si pasien yang dapat mengubah kimia otak. Obat tersebut termasuk Selective Serotonin Reuptake Inhibitor (SSRI), Serotonin-Norepinefrin Reuptake Inhibitor (SNRI) dan antidepresan trisiklik. Biasanya obat ini diberikan bersamaan ketika si pasien melakukan psikoterapi.

3. Support Group

Para penderita yang pernah mengalami penyakit ini dan yang sedang berkumpul untuk berbagi pengalaman dan membimbing satu sama lain menuju pemulihan.
Jadi menjaga kesehatan mental itu penting ya, agar pikiran tetap tenang dan waras. Serta jangan lupa untuk tetap berpikir positif, selalu mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa (Habluminnallah), dan hubungan dalam masyarakat tetap terjaga (Habluminannas). Insya Allah anda akan lebih enjoy menjalani kehidupan ini walau banyak ujian hidup yang harus ditempuh.

Sumber referensi: Hellosehat.com

Artikel ini diikutsertakan dalam #KEBCollablogging Grup Raisa. Baca juga artikel yang membahas tentang kesehatan mental dengan judul:

Friday, 17 November 2017

Wisata Edukasi ke Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta

November 17, 2017 4 Comments


Tempat hewan dipelihara dalam lingkungan buatan, dan dipertunjukkan kepada publik sering disebut sebagai kebun binatang atau biasanya disingkat menjadi bonbin. Tidak hanya sebagai tempat rekreasi, kebun binatang juga bisa dijadikan sebagai media pembelajaran outdoor, penelitian, dan perlindungan untuk hewan yang terancam punah.

Anak-anak sangat menyukai petualangan dan mengenal hal-hal yang baru. Lantas tempat apa yang dapat menarik perhatian si kecil? Ya, kebun binatang. Ketika si kecil kita ajak ke kebun binatang, maka dia akan dapat mengenal, melihat secara langsung, menyentuh dan bahkan dapat berinteraksi langsung dengan hewan yang sudah dijinakkan tetapi tetap ada pengawasan dari petugas kebun binatang ya.
Foto bersama Ular (Lokasi: Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta)

Berani menyentuh kura-kura
Selain membuat senang anak, kita sebagai orang tua juga dapat mengajari anak untuk mencintai makhluk hidup lainnnya, seperti hewan, karena hewan juga makhluk ciptaan-Nya.
Dilansir friso.co.id mengajak anak berwisata ke kebun binatang memiliki beragam pelajaran dan manfaat, berikut manfaatnya:

1. Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak
Bermacam-macam fauna yang ada di kebun binatang yang mungkin belum pernah dilihat si kecil, tentu akan membuat si kecil merasa kagum.
Saat si kecil sedang mengamati satwa yang barusan dijumpainya, bunda bisa membuka obrolan, contohnya bunda dapat mendeskripsikan fisiknya, termasuk karnivora, hebivora, atau omnivora, berkembang biak dengan cara apa, dan bunyi hewan tersebut seperti apa. Hal ini secara tak langsung juga dapat menambah kosakata si kecil.

2. Belajar Menghormati Sesama Makhluk Hidup
Dalam hal ini, bunda dapat memberi tahu si kecil bahwa hewan juga termasuk ciptaan Allah. Dengan pemahaman yang baik, kedepannya, si kecil dapat tumbuh menjadi anak yang penyayang sesama dan makhluk hidup lainnya.

3. Melawan Rasa Takut
Anak pasti akan melihat bahwa bentuk, suara hewan berbeda-beda. Nah, ketika anak memperlihatkan rasa ketakutannya pada jenis hewan tertentu, bunda dapat memanfaatkan momen ini untuk mengendalikan rasa takut si kecil, paling tidak berani memberi makan hewan. Tetapi kalau untuk menaklukan binatang buas, mungkin tidak sampai seperti itu juga, lha wong Mak e yo wedi.

Sedang memberi makan Rusa (kangkungnya sudah dilahap jadi ga ke foto)
4. Mengajarkan Anak Untuk Mematuhi Aturan
Dalam sebuah kebun binatang tentunya ada peraturan yang wajib ditaati pengunjung. Misalnya, tidak boleh memberi makan hewan tertentu, membuang sampah sembarangan, tidak boleh mengambil foto, dan sebagainya. Sebelum dan selama kunjungan, tentunya bunda wajib mengawasi setiap aktivitas anak, agar si kecil tidak menyalahi aturan. Secara tak langsung juga, hal ini dapat melatih si kecil untuk mematuhi aturan yang ada.

Ternyata berwisata ke kebun binatang ada nilai edukasinya kan Mom? jadi, masih bingung, weekend ini mau kemana? yuk, ajak si kecil ke kebun binatang.

Terima kasih,

salam dari Si Gingsul

Artikel ini diikutsertakan dalam #Collablogging KEB grup Raisa, adapun berbagai macam edukasi wisata lainnya yang ditulis oleh teman blogger, salah satunya artikel yang berjudul "Mengedukasi Anak Saat Berwisata" ditulis oleh Mak Indira, dapat anda baca disini
Dan berikut tulisan grup Raisa yang lain tentang Edukasi Wisata:
1. Berwisata Edukasi di Makassar dan Sekitarnya, Author Mak Eryvia
2. 8 Poin Edukasi yang Bisa didapat Anak Saat Traveling Bersama Keluarga, Author Mak Merida
3. Wisata Edukasi Saat Pulang Kampung, Author Mak Gifta  
4. Wisata Edukasi ke Hutan Pengger Yogyakarta, Author Mak Ima

Friday, 10 November 2017

Smartphone untuk anakku

November 10, 2017 4 Comments
"Tulisan ini hanyalah sebuah opini saya tentang smartphone. Walau hanya sebuah opini, tetapi ada beberapa fakta menarik tentang pengaruh positif smartphone untuk anak saya. Jadi, silahkan baca dan beri pendapat anda di kolom komentar ya." 



      Seiring dengan berkembangnya zaman, tehnologi semakin canggih dengan munculnya hal-hal baru yang memudahkan kehidupan manusia. Untuk saat ini, salah satu hal yang sedang booming dan terlihat wajib dimiliki setiap orang adalah smartphone. Smartphone merupakan ponsel yang dibekali dengan berbagai macam fitur serta spesifikasi yang mumpuni. Dengan smartphone, setiap orang bisa mengirim pesan secara instan dan massal hanya dalam beberapa detik lewat media sosial yang tersedia. Para Ibu Rumah Tangga pun juga merasakan manfaat dengan hadirnya ponsel pintar ini.

       Saat para Ibu sedang sibuk mengerjakan pekerjaan rumah tentunya ingin menyelesaikannya dengan tenang dan cepat tanpa gangguan apapun. Tetapi apa daya ketika sang anak tiba-tiba datang merengek meminta perhatian sang Ibu. Kemudian dengan terpaksa sang Ibu mengeluarkan senjatanya, yaitu ponsel pintarnya dan anak pun langsung terdiam seketika. Kami, para IRT pun dapat menyelesaikan PR dengan tenang. Ya, inilah fenomena di era digital. Saya pun termasuk IRT yang gampang memberi benda berlayar lebar tersebut untuk anak. Ibu saya sebenarnya tidak setuju jika cucu-cucunya bermain smartphone karena dampak negatifnya. Kalau menurut saya semua itu memamg memiliki dampak positif dan negatif. Asalkan tidak berlebihan, itu saja.

        Memang saya sering membaca dan mendengar tentang dampak negatif smartphone untuk anak-anak. Tetapi cobalah kita lihat sisi positif dari benda tak bersalah itu. Yang penting tidak BERLEBIHAN. Karena saya juga mengalami dan selalu mengamati perkembangan anak saat dia sedang asyik bermain smartphone. Berikut dampak positifnya:

1. Meningkatkan ketajaman penglihatan
    Selama ini selalu smartphone atau jenis gadget lainnya yang selalu disalahkan atas mata minus. Padahal belum tentu, Alhamdulillah anak saya penglihatannya tajam sekali, pernah saat kami makan bakso, itu kejadiannya malam hari dan di warung itu pencahayaannya tidak terlalu terang. Anak saya melihat mobil-mobilan yang ukurannya cukup kecil, jarak dari kami duduk dengan mainan tersebut sekitar 2,5 m. Saya dan suami pun terheran-heran, tajam sekali penglihatannya.

2. Mendukung Aspek Akademis
     Dengan adanya ponsel pintar sebenarnya dapat mendukung akademis anak. Seorang anak dapat browsing (dengan bimbingan orang tua) untuk mencari informasi perihal pengetahuan. Beberapa tenaga pendidik menyadari kemajuan teknologi ini untuk mendukung pendidikan anak, dengan membuat program sederhana sebagai media pembelajaran.

3. Meningkatkan Kemampuan Berbahasa
      Untuk anak-anak usia balita, smartphone juga bisa dapat membantu orang tua dalam mengajarkan ketrampilan berbahasanya. Saya biasanya menggunkan game sederhana dimana jika kita menekan sebuah panel warna maka akan terdengar suara dan muncul deretan kata, saya juga sering mengunduh sebuah music video berbahasa asing untuk melatih kemampuan bahasa asing anak saya.
 Tetap ajarkan anak untuk senang membaca            




Pemakaian smartphone tidak akan bisa dihindari dan dijauhkan dari anak-anak, karena memang semua orang sudah menggunakan benda tersebut, entah itu untuk berkomunikasi, sebagai media pembelajaran, dan lain sebagainya. Maka dari itu, jika anak ingin bermain smartphone buatlah aturan yang tegas saat anak ingin memakinkannya, berikut contoh aturannya:
1. Batasan waktu
    Menggunakan ponsel pintar boleh-boleh saja asalkan memiliki waktu tertentu yang tidak mengganggu aktivitas akademis maupun non-akademis anak dan tidak membuat anak kecanduan gadget, seperti 15-20 menit sehari untuk menggunakan smartpohone.
2. Walau dapat mempertajam penglihatan, tetap awasi jarak pandang mata ke hp  

3.Saat ada acara kumpul keluarga tidak diperbolehkan untuk bermain ponsel


4. Pemilihan gadget
Rehat sejenak dari HP, biarkan dia berpetualang
    Saat ini sudah banyak gadget yang memilik fitur khusus untuk anak terbebas dari pengaruh buruk gadget. Seperti halnya fitur kids mode pada beberapa smartphone ternama. Fitur ini dapat membantu orang tua dalam mengawasi anaknya, karena dapat membatasi konten, aplikasi, dan akses data yang tidak sesuai dengan anak. Selain itu juga dilengkapi dengan parential control untuk dapat membantu aktivitas penggunaan internet sang anak. Sekaligus mengatur keamanan penggunaan smartphone untuk mencegah anak dari konten dewasa.
Peraturan ini bertujuan mencegah anak-anak kecanduan elektronik dan memberi kesempatan mereka untuk beraktifitas fisik dan sosial.  
Jadi, anak tidak dilarang untuk bermain  smartphone, batasi pemakainnya!

Terima kasih

salam dari si gingsul


       

Monday, 23 October 2017

Weekend Produktif: Menyulap Kaleng Bekas Menjadi Barang Bermutu Tinggi

October 23, 2017 7 Comments
Assalamualaikum, Bonjour, bagaimana kabarnya para readers setia blog Farida? Saya harap semuanya sehat selalu ya, karena kali ini saya akan memberi tahu sebuah tutorial DIY yang Insya Allah bermanfaat untuk para readers.
Sebelum ke step-stepnya, saya pengen tanya, readers tau kan apa itu DIY? bukan kepanjangan dari Daerah Istimewa Yogyakarta ya. hhee .Tapi, jujur, dulu waktu pertama kali lihat video tutorial gitu tentang craft dan ada huruf "DIY" yang terpikirkan oleh saya itu ya tadi readers Daerah Istimewa Yogyakarta, 😄😂(tenang, itu kan dulu). Yang saya bingungkan juga, isinya kok membahas kerajinan tangan?, dan akhirnya saya googling aja, ternyata DIY itu kepanjangan dari Do It Yourself yang memiliki arti sebuah kegiatan membuat, memodifikasi atau memperbaiki sesuatu yang dilakukan sendiri (yang berhubungan dengan kreatifitas atau kerajinan tangan). 
Saya juga tertarik dengan dunia crafting ini sejak tahun 2011. Awal mulanya saya membuat bros dari kain perca, karena Ibu saya adalah seorang penjahit, jadi dirumah banyak sekali kain perca, yang butuh kain perca bisa lho datang kerumah 😆. Lalu saya ingin memanfaatkan kain itu menjadi sesuatu yang Amazing, Alhamdulillah, dari hobi baru ini, saya dapat uang jajan tambahan.
Kemudian dari kain perca, beralih ke flanel. Setiap mau Idul Fitri, pasti kami mendapat bingkisan, dan salah satu isinya itu berupa kaleng wafer, dan saya pun memiliki ide untuk menghias kaleng ini menjadi benda yang memiliki seni tinggi. 

Dan berikut tutorial Menyulap Kaleng Bekas Menjadi Barang Bermutu Tinggi.
sebelumnya maaf ya, mungkin perpaduan warna flanelnya agak nyeleneh, karena saya hanya memanfaatkan segala hal yang berbau bekas. Tanpa harus ngutak-ngatik isi dompet saya 😁.

Pertama siapkan alatnya:
1. Kain Flanel (kalau bisa lebih dari 4 flanel)
2. Lem tembak dan Glue Gun
3. Kaleng Bekas
4. Gunting
5. Pensil, jarum dan benang hanya optional saja.
Contoh dari alat-alatnya
Cara membuatnya sangatlah mudah, anda hanya tinggal menggunting dan menempel tanpa harus dijahit:
1. Tempel tutup kaleng dengan flanel agar nanti kita gampang guntingnya. Tapi yang mau tutup kalengnya di gambar di flanel juga boleh, cuma nanti flanel jadi kotor. Seperti ini contohnya:

2. Potong flanel untuk badan kalengnya. Bisa dilihat pada gambar dibawah ini:



3. Setelah tutup dan badan kaleng tertutup oleh flanel, mulai menghiasnya ya. Bagian tutup kaleng itu kan masih terlihat garis yang bikin kurang rapi, kita bisa menutupnya dengan flanel yang digulung, bentuknya saperti astor.
membuat long wafer roll


4. Setelah tutup kaleng terlihat lebih rapi, mari kita bikin toppingnya:
    A. Sushi Flanel
Mudah kan?
     B. Wafer Roll Flanel
         Untuk membuat bentuk ini, anda cukup memotong 2 flanel warna yang berebeda, panjangnya 
         sesuai keinginan saja ya. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar membuat wafer roll.


Dan begini penampakan kaleng bekas Flanel yang pertama 

Untuk kaleng bekas flanel kedua, bertemakan Perjalanan. Dan pada tutup kalengnya saya beri hiasan berupa Pita. berikut contoh membuat Pita:

Dan inilah hasilnya:
Cantik, Indah, dan mudah kan readers?, Cara ini bisa juga lho diaplikasikan pada kotak tisu. Ini gambar hasil karya saya :
Keren kan? hehe
Mari maks, saudara, saudari kita berkreatifitas membuat benda yang ada disekitar kita, yang tadinya tidak ada daya jualnya, kita manfaatkan menjadi sesuatu yang lebih berguna. Dan dengan melakukan DIY ini dapat menambah wawasan, menghemat biaya, ada perasaan puas dan bangga dengan hasil karya sendiri. Banyak kan manfaatnya?
Semoga tutuorial ini menginspirasi ya readers.

Karena artikel ini merupakan #KEBCollablogging, dan kali ini grup kami yaitu grup Raisa, mengelurkan postingan bertema DIY , jadi anda bisa mendapatkan informasi tutorial DIY lainnya yang memanfaatkan barang-barang bekas di :
1.Website KEB, dengan judul Weekend Produktif dengan Kreasi Baju Bekas, Author:Mak Merrida Merry
2. DIY:Memanfaatkan Botol Bekas Selai, Author: Mak Eryvia Maronie
3. Do and Dont's dalam DIY Project, Author: Mak Gifta
4. DIY Sarung Bantal dari Kemeja Bekas, Author Mak Winarni
5.Weekend Produktif dengan DIY, Author: Mak Indira
6. Weekend Produktif Bikin DIY Pouch Tissue, Author:Mak Ima 


Matur Suwun

Si Gingsul

Sunday, 15 October 2017

Delicious Recipe: Beef Teriyaki (Japanese Food)

October 15, 2017 0 Comments
Moshi-moshi pembaca setia artikel Nisa's Wonderful Life Story, O genki desuka? pastinya selalu sehat ya. AMIN.  Kali ini saya akan memberi tahu resep sederhana masakan Jepang. So, baca sampai akhir ya. Untuk kalian para pencinta kuliner Negeri Sakura pasti tau donk dengan masakkan yang satu ini, dimana cara memasaknya menggunakan kecap dan Sake tetapi sake ini bisa diganti dengan Gula Jawa yang lebih halal pastinya. 
Alhamdulillah pertama kali nyoba resep ini, suami suka banget (walau katanya cuma daging di ungkep 😭) padahal kan ni masakkan namanya Teriyaki. 
Memasak teriyaki ini bisa menggunakan daging ayam, sapi, atau udang lho bund. Tetapi karena di freezer adanya daging sapi, jadi saya pakai daging sapi aja. 
Yuk intip resepnya:

Siapkan bahannya:
1. 1/2 kg daging sapi
2. 1 siung Bawang Putih dan 1/2 Bawang Bombay
3. 1/2 sendok teh merica halus
4. Kecap
5. Gula Jawa
6. 1 ruas Jahe
7. 1 bungkus saori saus tiram
8. 1/2 bungkus saori teriyaki
9. 2 sendok makan margarin
10. secukupnya daun bawang
11. 3 Cabai rawit (optional)
12. Garam
13. Air
Jahe,gula jawa, dan daun bawang lupa gak kefoto
 Cara memasak:
1. Iris tipis daging Sapi kemudian Bawang Putih di cincang dan jahenya bisa juga dicincang atau dihaluskan.
2. Campur daging sapi dengan jahe dan bawang putih yang sudah dicincang tadi, tambahkan lada halus, saori saus tiram , tunggu hingga 1 jam agar bumbunya meresap.
ini contohnya
Baca juga : Resep membuat Cireng Banyur
*Setelah 1 jam
3. Iris tipis bawang bombaynya dan cabai rawit bagi yang ingin menggunakannya.
4. Tumis bawang bombay dengan margarin hingga layu, masukkan cabainya.
5. Tambahkan daging sapi, masak hingga daging menjadi empuk.
6. Tambahkan kecap lalu air secukupnya dan gula jawa.
7. Beri 1/2 bungkus saori teriyaki dan garam, koreksi rasa.
8. Jika sudah pas rasanya,masak hingga kuah menyusut. 
9. Angkat, letakkan di piring dan beri daun bawang sebagai toppingnya.
10. Dan taraaaa, BEEF TERIYAKI ala rumahan siap disajikan.

hmmm.. Oishi
Semoga bermanfaat ya moms.
Hontouni Arigatou

Si gingsul

Thursday, 5 October 2017

Delicious Recipe: Cireng Banyur Kuah Pedas

October 05, 2017 4 Comments

Cara lain menyantap cireng kini lebih menggugah selera, dengan kuah pedas dengan aroma jeruk nipis yang menambah kesegaran makanan ini. Ya, makanan ini bernama cireng banyur. Dimana si cireng "diguyur" dengan kuah panas + pedas.
 Saya mengetahui makanan ini, karena di beri tahu kakak saya yang asli orang sunda, penasaran dengan rasanya, akhirnya saya mendapat kesempatan secara gratis untuk mencicipinya. Dan memang rasanya enak sekali.
Saya pun mencoba ingin membuat cireng banyur ini sendiri, hasilnya lumayanlah (menurut saya). Dan karena jeruk nipisnya mahal jadi saya hanya memakai 1 jeruk nipis. Itu pun rasa jeruk nipis masih kurang.

Berikut resep cireng banyur ala rumahan :

Siapkan Bahannya:
1. 7 sendok makan tepung terigu
2. 15 sendok makan tepung kanji (hampir 1/4 kg tepung kanji)
3. Cabai rawit dan Cabai keriting sesuai selera pedas anda
4. 3 siung Bawang Merah
5. 2 siung Bawang Putih
6. Jeruk Nipis
7. Daun Bawang
8. Bakso, Tempura, Sosis (optional)
9. Garam + penyedap rasa

Cara membuat:
1. Haluskan 1 siung bawang putih untuk adonan cirengnya.
2. Campur tepung terigu dan kanjinya kemudian beri bawang putih yang sudah dihaluskan tadi dan garam secukupnya.
3. Tuang air panas sedikit demi sedikit ke dalam adonan cireng. Uleni hingga kalis.
4. Bentuk cireng bulat pipih. (Jika ingin men'stock' taburi cireng dengan tepung agar tidak saling menempel)

cireng yang ditaburi tepung
5. Goreng adonan cirengnya.
6. Goreng tempura, sosis, dan bakso (hanya bahan tambahan)

Baca juga : Tteokbokki (Korean Food)

Membuat kuahnya:
1. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai rawit dan cabai keriting.
2. Potong daun bawang
3. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan tadi kemudian beri garam+penyedap rasa (optional) dan gula secukupnya lalu tambahkan daun bawang.
4. tambahkan air kemudian koreksi rasa. dan tunggu hingga mendidih.

*Langkah terakhir, taruh cireng, tempura, bakso, dan sosis yang sudah digoreng tadi di atas piring kemudian banyur atau siram dengan kuahnya dan beri perasan jeruk nipis.
Dan taraa cireng banyur siap disajikan!